Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Yesus Kristus Penyelamat Satu-Satunya

Gambar
YESUS KRISTUS PENYELAMAT SATU-SATUNYA BERDASARKAN ENSIKLIK REDEMPTORIS MISSIO BAB I   Pengantar Tugas Gereja mewartakan Injil didasarkan pada mandat Kristus kepada murid-murid-Nya : "Pergilah dan jadikanlah segala bangsa murid-Ku" (Mat 28:19). Gereja perlu masuk dalam dialog dengan dunia dimana ia hadir dan berkarya, supaya dapat memasukkan warta Kristiani ke dalam arus pemikiran, pembicaraan, budaya, dan dalam perjuangan manusia sebagaimana mereka hidup dan berkarya pada masa kini. Dalam hal ini Gereja meneladani sekaligus mengambil bagian dalam karya penyelamatan Allah bagi dunia. Alasan perutusan Yesus ialah Yesus datang ke dunia untuk melaksanakan kehendak Bapa (Yoh 5:56), karya itu adalah mewartakan kerajaan Allah, terutama dan pertama-tama adalah kepada domba-domba Israel yang tersesat (Mat 10:6). Yesus menyadari eksistensinya di dunia ini sebagai pewarta, penyelamat, dan bukan hakim. Yesus Kristus sebagai penyelamat diwartakan secara terbuka dan langsu...

HATI NURANI: PENILAIAN MORAL TERHADAP MANUSIA DAN TINDAKANNYA

1.       Pengantar Tidak ada tindakan manusia yang lepas hubungannya dengan segi susila, etika, dan moral. Orang yang berkepercayaan pada umumnya yakin memiliki hati nurani. Hati nurani tak terpisahkan dari manusia. Setiap orang tahu apa yang baik dan yang jahat. Hati nuranilah yang mempertanggungjawabkan hidup dan perbuatannya kepada Allah.   Di lubuk hati nuraninya, manusia menemukan hukum, yang tidak diterimanya dari dirinya sendiri, melainkan harus ditaaatinya. Suara hati selalu menyerukan kepada setiap manusia untuk mencintai dan melaksanakan apa yang baik dan menghindari apa yang jahat. Kesadaran akan pentingnya hati nurani mendorong kita untuk memahami makna hati nurani yang sesungguhnya. Kesadaran ini perlu supaya tindakan manusia selalu bermoral [1] . 2.       Isi: Hati Nurani 2.1.            Pengertian Hati Nurani Hati nurani berasal dari akar kata Conscientia...